Perancangan Mural Lapangan Desa Kayubulan

Mural merupakan salah satu bentuk seni rupa dua dimensi yang memadukan nilai estetika, pesan visual, dan fungsi ruang publik. Di Desa Kayubulan, lapangan desa merupakan pusat aktivitas masyarakat, baik untuk kegiatan olahraga, peringatan hari besar, maupun acara sosial lainnya. Sebelum adanya mural, dinding lapangan yang polos dan sebagian mengalami kerusakan menimbulkan kesan kurang terawat serta tidak memberikan nilai tambah visual bagi lingkungan sekitarnya.

Melihat potensi ruang ini, dilakukan program perancangan dan pembuatan mural dengan tujuan memperindah area lapangan sekaligus menyampaikan pesan positif yang relevan dengan karakter desa nelayan.

Tujuan Perancangan

  1. Meningkatkan estetika ruang publik melalui visual yang menarik dan selaras dengan lingkungan.
  2. Menanamkan pesan positif dan identitas lokal yang dapat menginspirasi masyarakat, khususnya generasi muda.
  3. Memperbaiki citra lingkungan dari area yang kurang terawat menjadi ruang yang lebih hidup dan bernilai seni.
  4. Memberdayakan kreativitas masyarakat lokal dalam proses desain dan pengecatan mural.

Desain ini direncanakan menyesuaikan proporsi dinding yang ada, dengan komposisi gambar yang mengalir dari satu sisi ke sisi lainnya, menciptakan kesan dinamis dan menyatu.

Kondisi Awal dan Perubahan

Sebelum program dilaksanakan, dinding lapangan desa polos, sebagian retak, dan warna cat memudar. Hal ini mengurangi daya tarik visual dan estetika lingkungan. Setelah mural selesai:

  • Secara kualitatif, dinding menjadi lebih menarik, berwarna, dan berkarakter. Warga mulai memanfaatkan area ini sebagai latar foto dan titik temu.
  • Secara kuantitatif, luas permukaan mural mencapai ±40 m², menutupi 100% area dinding yang sebelumnya kosong.

Manfaat Program

  • Estetika: Mengubah wajah lapangan menjadi lebih hidup dan menarik.
  • Identitas Lokal: Menguatkan ciri khas desa nelayan.
  • Pendidikan & Inspirasi: Mural menyampaikan pesan kebersamaan, kerja keras, dan pelestarian lingkungan.

Program perancangan mural lapangan Desa Kayubulan membuktikan bahwa intervensi seni di ruang publik dapat memberikan dampak positif yang signifikan. Selain memperindah lingkungan, mural juga menjadi media komunikasi visual yang menyampaikan pesan identitas dan semangat desa. Ke depan, kegiatan serupa dapat diperluas ke titik-titik strategis lainnya untuk memperkaya citra visual Desa Kayubulan sebagai desa nelayan yang kreatif, ramah, dan berbudaya.

603efb73128b124740848ad001d3a5b7.jpg

Ditulis oleh: Muhammad Salahudin Alfikri dan Della Febi Alfian