Sebagai bentuk kontribusi nyata dalam mendukung upaya transformasi lingkungan di kawasan pesisir, Tim KKN-PPM UGM Pesisir Gorontalo melaksanakan program Kampanye kebersihan pantai yang dilakukan di dua desa, yakni Desa Biluhu Timur dan Kayubulan. Program ini disusun secara berurutan dimana masyarakat diberikan kegiatan edukasi lalu disusul kegiatan pemberdayaan masyarakat melalui gotongroyong membersihkan lingkungan pesisir secara serentak. Selain itu, program ini juga mengintegrasikan pendekatan partisipatif ke masyarakat dan kolaborasi dengan pemangku kepentingan.
Program dimulai dengan kegiatan sosialisasi kepada masyarakat, yang bertujuan untuk menumbuhkan pemahaman dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan pantai. Sosialisasi ini dihadiri oleh beberapa elemen di masyarakat seperti perangkat desa, karang taruna, dan kelompok sadar wisata (Pokdarwis) setempat. Sesi ini menekanlan beberapa poin strategis, antara lain membangun kecintaan dan rasa memiliki pada masyarakat, membangun pemahaman bersama bahwa kawasan pesisir merupakan sumber kehidupan, menumbuhkan pemahaman masyarakat mengenai potensi besar kawasan pesisir di sektor pariwisata, serta memperkenalkan dasar hukum yang berkaitan dengan lingkungan hidup terutama di kawasan pesisir. Selain itu, masyarakat juga diajak memahami konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle) sebagai pendekatan strategis dalam pengelolaan sampah, terutama untuk jenis sampah yang masih memiliki nilai guna dan nilai ekonomi seperti sampah botol plastik dan gelas plastik.
Materi sosialisasi ini dirancang agar dapat menjangkau semua kalangan, mulai dari orang tua hingga anak muda, dengan pendekatan komunikatif dan diselingi dengan contoh-contoh nyata dari kehidupan sehari-hari masyarakat pesisir. Penyuluhan ini sekaligus menjadi media penyadaran bahwa tanggung jawab atas kebersihan pantai tidak hanya menjadi tugas pemerintah ataupun kelompok tertentu, melainkan merupakan tugas bersama seluruh warga desa.
Setelah kegiatan sosialisasi, program dilanjutkan dengan aksi nyata berupa gotong royong bersih pantai yang melibatkan masyarakat secara bersama-sama. Antusiasme masyarakat dalam kegiatan ini tinggi. Warga dari berbagai umur ikut serta dalam proses pembersihan pantai secara bersama-sama, hal itu menunjukkan adanya kemauan yang besar untuk ikut menjaga dan merawat lingkungan. Aksi bersih pantai ini didukung juga oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gorontalo, yang memberikan bantuan berupa alat dan bahan kebersihan pantai, serta fasilitas pengangkutan sampah menggunakan dump truck.
Selama pelaksanaan kegiatan, beberapa tokoh masyarakat menyampaikan harapan agar gotong royong ini dapat menjadi kegiatan rutin yang tidak hanya dilaksanakan saat ada program KKN, tetapi juga menjadi budaya baru dalam kehidupan sehari-hari warga desa. Harapan ini selaras dengan tujuan program, yakni menciptakan keberlanjutan melalui pemberdayaan masyarakat secara langsung dan partisipasi masyarakat melalui gotong royong.
Secara umum, program ini menghasilkan beberapa dampak langsung, antara lain meningkatnya kesadaran masyarakat mengenai kebersihan lingkungan, serta perbaikan kondisi fisik pantai melalui pembersihan bersama. Selain itu, muncul juga dampak yang bersifat jangka menengah, yaitu bertumbuhnya semangat gotong royong dan kemandirian warga dalam mengelola lingkungan secara berkelanjutan.
Program kampanye kebersihan pantai ini juga terintegrasi dengan sejumlah kegiatan penunjang lainnya seperti pembuatan komposter, biopori, dan pembuatan bank sampah, yang secara keseluruhan membentuk sebuah pendekatan dari berbagai aspek dalam upaya pengelolaan lingkungan.
Melalui kegiatan ini, Tim KKN-PPM UGM Pesisir Gorontalo berharap dapat meninggalkan jejak kebermanfaatan yang tidak hanya terlihat dari bersihnya pantai secara fisik, tetapi juga dari peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari dan masa depan desa pesisir.
Ditulis oleh: Rosyid Fida

