Perancangan Redesign Pasar Desa Nelayan Kayubulan: Ruang yang Bergerak Bersama Waktu

Pasar tradisional memegang peranan penting dalam kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat desa. Di Desa Nelayan Kayubulan, pasar tidak hanya menjadi tempat bertransaksi barang dan jasa, tetapi juga menjadi titik temu warga untuk saling berinteraksi, berbagi informasi, dan menjaga tradisi lokal. Namun, seiring berjalannya waktu, pasar memerlukan pembaruan agar dapat tetap relevan, nyaman, dan fungsional. Untuk itu, dilakukan perancangan ulang (redesign) dengan mengusung konsep “Ruang yang Bergerak Bersama Waktu”.

Konsep Desain: Adaptif dan Multifungsi

Konsep “Ruang yang Bergerak Bersama Waktu” menekankan pada adaptivitas ruang publik. Pasar di Desa Kayubulan hanya beroperasi dua kali dalam seminggu, yaitu setiap hari Selasa dan Jumat. Pada waktu tersebut, kawasan difungsikan sebagai pusat kegiatan ekonomi dan sosial. Di luar hari operasional, area pasar tidak dibiarkan pasif, melainkan dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan seperti olahraga, pertemuan komunitas, maupun kegiatan rekreasi warga.

Elemen pendukung seperti lapangan voli dirancang dengan sistem bongkar-pasang sehingga fleksibel digunakan kapan saja, tanpa mengganggu jalannya aktivitas pasar. Area parkir juga disusun secara strategis untuk melayani pengunjung baik saat pasar berlangsung maupun ketika digunakan untuk aktivitas lainnya. Penataan zonasi pasar mengacu pada pemisahan area basah (penjualan ikan dan hasil laut) dengan area kering (sembako, pakaian, dan kebutuhan rumah tangga) untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan.

Elemen Fisik dan Penataan Ruang

  1. Pasar A dan Pasar B – Menampung pedagang dengan penataan rapi sesuai jenis dagangan.
  2. Pavilion – Ruang teduh yang dapat digunakan sebagai tempat berkumpul, berjualan, atau menggelar acara komunitas.
  3. Lapangan Voli Fleksibel – Memfasilitasi aktivitas olahraga dan dapat disesuaikan penggunaannya.
  4. Area Parkir – Memadai untuk kendaraan pengunjung, dengan jalur sirkulasi yang aman dan teratur.
  5. Sirkulasi Terbuka – Memanfaatkan pencahayaan alami dan aliran udara yang baik untuk menciptakan kenyamanan.

Manfaat Redesign Pasar

Perancangan ulang ini memberikan sejumlah manfaat strategis bagi Desa Nelayan Kayubulan, antara lain:

  • Efisiensi Pemanfaatan Lahan – Ruang publik tidak hanya digunakan pada waktu tertentu, tetapi aktif dan produktif sepanjang minggu.
  • Peningkatan Kualitas Ekonomi Lokal – Fasilitas pasar yang tertata menarik lebih banyak pengunjung, sehingga memperluas peluang pemasaran produk lokal.
  • Kenyamanan dan Kebersihan – Pemisahan area dagang basah dan kering menjaga kualitas lingkungan pasar.
  • Penguatan Identitas Lokal – Elemen arsitektur pesisir dan penggunaan material yang sesuai lingkungan memperkuat citra desa nelayan.
  • Peningkatan Interaksi Sosial – Fasilitas multifungsi mendorong terjadinya berbagai aktivitas komunitas, mempererat hubungan antarwarga.
  • Daya Tarik Wisata – Desain estetis dan fungsi yang dinamis berpotensi menjadikan pasar sebagai destinasi wisata budaya dan kuliner.

Revitalisasi Pasar Desa Nelayan Kayubulan dengan konsep “Ruang yang Bergerak Bersama Waktu” tidak hanya menghadirkan pembaruan fisik, tetapi juga memaksimalkan manfaat sosial, ekonomi, dan budaya bagi masyarakat. Dengan desain adaptif yang mampu menyesuaikan kebutuhan warga, pasar ini menjadi contoh nyata ruang publik yang hidup, inklusif, dan berkelanjutan. Transformasi ini diharapkan dapat menjadi motor penggerak kemajuan desa, tanpa menghilangkan jati diri dan kearifan lokal yang telah lama dijaga.

6-min-2-1.png

Ditulis oleh: Muhammad Salahudin Alfikri