Dengan tema besar Perencanaan dan Pengembangan Wilayah Kemaritiman di Kecamatan Batudaa Pantai sebagai Upaya Optimalisasi Potensi Pariwisata dan Hasil Agraria serta Transformasi Lingkungan yang Berkelanjutan, KKN-PPM UGM Pesisir Gorontalo 2025 hadir dengan misi untuk meningkatkan kapasitas masyarakat melalui edukasi dan pelatihan terapan. Misi ini hadir dalam cita-cita yang sekaligus menjadi sub tema dari tim KKN-PPM UGM Pesisir Gorontalo 2025 yakni optimalisasi potensi ekonomi daerah melalui peningkatan kapasitas masyarakat serta pengembangan aspek-aspek penunjang. Cita-cita ini diwujudkan dalam kegiatan sosialisasi maupun pelatihan kewirausahaan yang berkontribusi dalam meningkatkan kapasitas serta keterampilan kewirausahaan UMKM.
Literasi finansial menjadi salah satu aspek kapasitas yang mendukung keterampilan UMKM dalam kegiatan rumah tangga maupun usahanya. Dalam hal ini, KKN-PPM UGM Pesisir Gorontalo 2025 hadir dengan program kerja yang mendukung peningkatan kapasitas dan keterampilan bagi UMKM serta pelaku usaha lainnya. Program kerja tersebut adalah Sosialisasi Literasi Finansial dan Inventarisasi Aset yang diadakan dengan tajuk Sosialisasi UMKM Cakap Finansial dan Inventarisasi. Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan edukasi bagi masyarakat dan UMKM mengenai literasi finansial sehingga dapat meningkatkan pemahaman serta pengetahuan terkait pengelolaan keuangan dan pembukuan sederhana di dalam rumah tangga maupun dalam kegiatan usaha.
Kegiatan Sosialisasi Literasi Finansial dan Inventarisasi Aset ini dilaksanakan pada Sabtu (12/7/2025) pagi di Sanggar Seni Kantor Desa Biluhu Timur. Dengan sasaran pelaku usaha dan UMKM, kegiatan ini dihadiri oleh 20 ibu-ibu sebagai peserta. Kegiatan ini juga didampingi oleh koordinator sekaligus pendamping UMKM yang ada di Desa Biluhu Timur, yakni Kak Didi. Perencanaan program dan teknis pelaksanaan kegiatan selama proses persiapan oleh PIC program didampingi oleh Kak Didi selaku koordinator dan pendamping UMKM. Beliau membantu di dalam memberikan data serta informasi yang berkaitan dengan aktivitas dan perkembangan UMKM yang ada di Desa Biluhu Timur. Kak Didi pula yang mengoordinasikan para pelaku UMKM untuk dapat berpartisipasi dalam kegiatan sosialisasi.
Sosialisasi UMKM Cakap Finansial ini dibuka dengan pemaparan materi mengenai literasi finansial dalam rumah tangga dan kegiatan usaha. Materi yang dibagikan seputar alasan pentingnya mengelola keuangan, risiko dari pengelolaan keuangan yang tidak baik, strategi pengelompokkan pengeluaran, pencatatan keuangan yang masuk dan keluar, dan strategi pengelolaan keuangan yang baik. Kiat-kiat yang dibagikan dalam mendukung strategi pengelolaan keuangan yang baik adalah dengan memprioritaskan pengeluaran untuk hal-hal kebutuhan pokok, membagi pengeluaran ke dalam periode-periode, serta menyusun strategi pengelompokkan pengeluaran dalam beberapa kategori kebutuhan.
Tidak hanya pemaparan materi dan sosialisasi semata, kegiatan ini juga mencakup pelatihan pengelolaan keuangan dan inventarisasi sederhana. Ibu-ibu sebagai audiens diberi dompet finansial atau money organizer, media penyimpanan uang dari dompet yang memiliki tempat penyimpanan yang dapat diselipkan uang dan diberi penanda. Dompet finansial ini bertujuan untuk memudahkan ibu-ibu dalam menyimpan dan mengelompokkan uang-uang dengan memasukkan uang ke dalam tempat penyimpanan, lantas halaman penyimpanan diberi tanda stiker dan ditulis untuk apa kebutuhan dari uang tersebut. Ibu-ibu diberikan waktu untuk praktik memasukkan uang mereka ke dalam penyimpanan dan mencatat kebutuhan uang mereka pada stiker yang ditempelkan pada halaman penyimpanan sebagai penanda.
Selain pengelolaan keuangan, ibu-ibu juga diajarkan pencatatan inventaris rumah tangga maupun kegiatan usaha secara sederhana. Ibu-ibu diminta untuk menuliskan daftar barang-barang rumah tangga maupun usaha mereka serta diberikan keterangan akan kondisi barang atau aset, apakah aset dalam kondisi baik, rusak, atau perlu untuk diperbaiki. Dengan adanya pelatihan sederhana mengenai pengelolaan keuangan serta inventaris dalam rumah tangga dan usaha, harapannya kegiatan ini dapat benar-benar meningkatkan kesadaran ibu rumah tangga serta pelaku UMKM mengenai pentingnya literasi finansial dan pengelolaan keuangan dalam keluarga maupun kegiatan usaha. Pelatihan pengelolaan uang dengan media dompet finansial serta inventarisasi sederhana dengan formulir inventarisasi diharapkan menjadi sarana bagi ibu rumah tangga yang notabene adalah pelaku UMKM di Desa Biluhu Timur agar dapat menjalankan praktik pengelolaan keuangan secara mandiri, baik di dalam keluarga maupun di dalam kegiatan usaha mereka.
Ditulis oleh: Andaru Sheera Kristianto
