Usaha Mahasiswa KKN-PPM UGM Optimalkan Potensi Karir Masa Depan Siswa SMKN 1 Batudaa Pantai melalui Sosialisasi Literasi Finansial

Kawan Pesisir, tak dapat dipungkiri bahwa literasi finansial sudah menjadi barang yang wajib dipahami dewasa ini sebagai pondasi karir masa depan cemerlang. Begitu pula yang dirasakan oleh mahasiswa KKN-PPM UGM. Literasi finansial yang sudah menjadi konsumsi masif, utamanya di Pulau Jawa, masih jarang ditemui di Desa Kayubulan. Maka dari itu, sebagai salah satu bentuk pengabdian dan usaha pengembangan kualitas hidup, mahasiswa mengusung program sosialisasi literasi finansial dipadukan dengan perencanaan masa depan serta motivasi masuk dunia perkuliahan.

Jumat (01/08/2025), kurang lebih satu setengah jam, siswa kelas 11 dan kelas 12 SMKN 1 Batudaa Pantai menghadiri acara sosialisasi bertajuk “Cerdas Kelola Keuangan, Cerdas Rancang Masa Depan”. Harapannya, kegiatan ini bisa menjadi pembuka cakrawala pengetahuan mengenai karir masa depan yang cemerlang ditambah dengan pengelolaan finansial yang efektif. 

Acara dibuka dengan beberapa pertanyaan pemantik diskusi, seperti “Apa sih menurut teman-teman ‘kaya’ itu?”. Pertanyaan ini membuka sesi diskusi hangat, kritis, dan interaktif kepada para siswa. Beberapa menjawab dengan candaan, beberapa juga menjawab dengan serius. 

Sesi berlanjut dengan mahasiswa sebagai pemateri membawakan materi pertama mengenai literasi finansial dengan tajuk “Cara Atur Keuangan Pribadi, Biar Nggak Gitu-Gitu Aja”. Materi tersebut membahas mengenai Human Capital, Asset Allocation, and Insurance, bahwa kita harus menyadari semakin tua, semakin minim kemampuan manusia dalam mencari kekayaan. Artinya, persiapan harus dilakukan untuk menjawab tantangan tersebut, mulai dari mengatur Savings Rate per bulan, mencari Side Hustle, investasi untuk otak, hingga pengenalan investasi dengan Risk and Return Chart. Materi ini kemudian diakhiri dengan pertanyaan kuis kecil berhadiah. Para siswa menyambut dengan interaktif dan antusias mencoba menjawab pertanyaan yang dilemparkan. 

Sebagai tambahan, mahasiswa juga mengajarkan modal pengetahuan awal menjadi pengusaha melihat antusiasme siswa dan wawancara langsung yang telah dilakukan kepada kepala sekolah SMK. Selain melakukan sosialisasi melalui forum besar, mahasiswa juga coba memilih siswa yang berkemungkinan tertarik lebih lanjut memahami untuk menjadi Local Heroes–memastikan materi tersebut bisa berkelanjutan dan disebarkan ketika mahasiswa sudah tidak di sana.

Selanjutnya, materi berlanjut mengenai motivasi dunia kuliah dan karir yang relevan. Pertanyaan kritis disampaikan beberapa siswa, seperti “Apa tanggapan kakak melihat banyak lulusan SD yang ternyata lebih sukses daripada lulusan kuliah?” Menjadi sebuah forum diskusi yang menarik dan memantik perbincangan panjang mengenai petuah “Manusia berencana, Tuhan Berkehendak” hingga salah satu guru SMK juga turut memberikan sumbangsih pendapatnya dalam forum tersebut. 

Sesi materi kedua berlangsung lancar hingga selesai. Acara kemudian ditutup dengan sesi tanya jawab. Harapannya, setelah sosialisasi tersebut para siswa bisa mencari tahu sendiri lebih lanjut dan lebih dalam mengenai materi yang telah diberikan serta memantik api motivasi dalam diri siswa SMK untuk melanjutkan pendidikan dengan berkuliah di mana pun itu. 

Untitled-design-2025-08-13T200502.313.png

Ditulis oleh: Faza Naufal